Rumah kita, planet Bumi, berada dalam bahaya. Bumi memberi kita makanan dan tempat berlindung, mengilhami rasa hormat, dan memupuk impian kita. Namun kita telah mendorong sistem yang ada di bumi ke titik ekstrem, sehingga mengancam kesejahteraan kita sendiri dan generasi mendatang.
Dalam 1970, yang Pesan Menton, dibuat di Menton, Prancis selama konferensi lingkungan yang diselenggarakan oleh Alfred Hassler dari Fellowship Konferensi ini menghasilkan pernyataan kepada “3.5 miliar tetangga kita”, yang diterbitkan di UNESCO Courier pada tahun 1971, dan akhirnya ditandatangani dan disampaikan oleh 2200 ilmuwan sebagai sebuah surat di samping KTT PBB tentang Lingkungan Hidup Manusia di Stockholm.
Pada tahun 2022, lima puluh tahun setelah KTT PBB, Dewan Sains Internasional, Bumi Masa Depan dan Institut Lingkungan Stockholm mengumpulkan Kelompok Penulis Pakar yang terdiri dari ilmuwan alam, ilmuwan sosial, dan sarjana humaniora untuk memodernisasi dan memperluas seruan sejarah menjelang Stockholm+50.
Kami, penulis surat ini, adalah ilmuwan alam, insinyur, ilmuwan sosial, dan cendekiawan dari berbagai disiplin ilmu dan negara. Kami melihat bukti perubahan lingkungan global, menilai dampaknya, menguraikan penyebabnya, dan melihat hubungan antara tantangan sosial dan lingkungan hidup.
Kita sebagai manusia pada dasarnya bertanggung jawab atas krisis ini, namun pada tingkat yang berbeda-beda: kelompok minoritaslah yang bertanggung jawab atas sebagian besar kerusakan yang terjadi, sementara kelompok yang paling tidak bertanggung jawab adalah pihak yang paling terkena dampaknya.
Surat ini merupakan seruan mendesak kepada negara-negara tetangga kita, untuk mengakui krisis ini, membuat komitmen pribadi dan kolektif sejalan dengan perbedaan hak istimewa dan tanggung jawab, dan berupaya menuju perubahan transformatif.
Kelompok Penulisan Ahli
Tentang Stockholm +50
Stockholm+50 adalah pertemuan puncak antar pemerintah dalam rangka peringatan 50 tahun Konferensi PBB tentang Lingkungan Manusia pada tahun 1972, yang meletakkan dasar tata kelola lingkungan internasional dan mengakui hubungan kuat antara lingkungan dan manusia.
Pemerintah Swedia bersama dengan Pemerintah Kenya menjadi tuan rumah pertemuan internasional tingkat tinggi untuk memperingati ulang tahun ini dengan tema “Stockholm+50: Planet yang sehat untuk kemakmuran semua – tanggung jawab kita, peluang kita”. Tujuannya adalah untuk berkontribusi dalam mempercepat transformasi yang mengarah pada perekonomian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, lebih banyak lapangan kerja, dan bumi yang sehat untuk semua, di mana tidak ada seorang pun yang tertinggal.
Menyadari keterhubungan antara manusia dan alam, Stockholm+50 adalah sebuah kesempatan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya melindungi planet kita. Hal ini memberikan jalan bagi kita untuk mengatasi krisis tiga dimensi yaitu perubahan iklim, hilangnya alam dan keanekaragaman hayati, serta polusi dan limbah.
Organisasi yang Mengadakan