Mendaftarlah

Alik Ismail-Zadeh

Profesor Riset

Karlsruhe Institute of Technology

Keterlibatan di ISC

  • Wakil Ketua ISC Fellowship Dewan (2025)
  • Ketua Komite Ilmiah IRDR (2024-2027)
  • Yayasan ISC Fellow (Juni 2022)
  • Ketua Program Penghargaan (2020-2021)
  • Sekretaris Dewan Pengurus ISC (2018-2021)

Latar Belakang

Alik Ismail-Zadeh adalah Profesor Riset di Institut Teknologi Karlsruhe, Jerman. Ia pernah menjadi Cendekiawan/Profesor di beberapa institusi akademik, termasuk Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Azerbaijan, Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok, Institut de Physique du Globe de Paris (Prancis), Pusat Internasional Abdus Salam untuk Fisika Teoritis, Univ. Trieste (Italia), Univ. Tokyo (Jepang), Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, Institut Teknologi Kerajaan di Stockholm dan Univ. Uppsala (Swedia), Univ. Cambridge (Inggris), dan Univ. California di Los Angeles (AS). Minat ilmiahnya meliputi geofisika, geosains matematika, bencana alam, dan risiko bencana. Ia adalah penulis utama (bersama) lebih dari 150 makalah penelitian yang telah melalui proses peer-review serta beberapa buku, bab buku, dan edisi khusus jurnal. Saat ini, Alik menjabat sebagai Ketua Komite Ilmiah Program Riset Terpadu Risiko Bencana (IRDR) yang disponsori bersama oleh ISC dan UNDRR, serta Wakil Ketua ISC. Fellowship Dewan. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal International Union of Geodesy and Geophysics (IUGG, 2007-2019) dan Ketua Komisi IUGG untuk Geofisika Matematika. Alik bertugas di komite ilmiah dan penasihat di beberapa organisasi profesional, internasional, dan antarpemerintah, termasuk American Geophysical Union (AGU), CTBTO, East African Institute for Fundamental Research (Rwanda), Chicxulub Center for Scientific Research and Advanced Studies (Meksiko), European Geosciences Union, EuroScience, GEO, UNDRR, dan UNESCO. Ia adalah Anggota Academia Europaea, Fellow dari AGU dan IUGG, Kehormatan Fellow dari Royal Astronomical Society, dan dihormati oleh beberapa penghargaan bergengsi.


Halaman ini diperbarui pada Desember 2025.