Pada bulan Mei 2024, Dewan Sains Internasional (ISC) dan Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Urusan Perlucutan Senjata (UNODA) telah bersama-sama diberikan hibah oleh Geneva Science Policy Interface untuk memperkuat Konvensi Senjata Biologi (BWC).
Inisiatif ini merupakan langkah signifikan menuju integrasi kemajuan ilmiah ke dalam operasi BWC., membahas kebutuhan penting akan mekanisme terstruktur untuk meninjau perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan.
Konvensi Senjata Biologis (BWC) secara efektif melarang pengembangan, produksi, perolehan, pemindahan, penyimpanan, dan penggunaan senjata biologis dan racun. Konvensi ini ditandatangani pada tahun 1972, mulai berlaku pada tahun 1975, dan saat ini telah diikuti oleh 185 Negara Pihak.
Saat ini BWC tidak memiliki mekanisme terstruktur untuk meninjau secara sistematis perkembangan sains dan teknologi yang relevan. Inisiatif ini menjawab kebutuhan ini, yang disorot selama pertemuan baru-baru ini Konferensi Tinjauan BWC Kesembilan (Desember 2022), dengan tujuan untuk mengintegrasikan perkembangan ilmiah ke dalam operasi konvensi, khususnya melalui mekanisme tinjauan dan verifikasi ilmiah.
The Proyek ISC “Sinergi sains-kebijakan untuk Konvensi Senjata Biologi” mendorong kolaborasi antara delegasi BWC dan pakar ilmiah, mengembangkan metodologi yang membangun saling pengertian dan kepercayaan. Dengan memfasilitasi diskusi yang terarah dan menciptakan produk pengetahuan yang disesuaikan, inisiatif ini bertujuan untuk membekali delegasi dengan perangkat untuk mengatasi ancaman biologis saat ini dan masa depan, meningkatkan efektivitas BWC dalam biosekuriti global.
ISC telah mengumpulkan panel pakar terhormat dari berbagai disiplin ilmu dan wilayah, yang diambil dari kandidat yang diusulkan oleh para Anggotanya. Individu-individu ini membawa banyak pengetahuan dan pengalaman, dengan keahlian yang mencakup pelucutan senjata, ilmu hayati, dan kerja sama internasional.
Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk menciptakan platform kolaboratif tempat wawasan ilmiah dapat menjadi dasar diskusi kebijakan dalam BWC. Para ahli akan berinteraksi dengan delegasi, memberikan saran ilmiah independen, dan menghasilkan produk pengetahuan yang memfasilitasi pemahaman antara ilmuwan dan pembuat kebijakan. Kegiatan akan mencakup pengarahan daring, produksi video informasi, dan partisipasi dalam rapat BWC.
Inisiatif ini akan berfokus pada tiga topik penting:
Kelompok Pakar ISC siap memberikan dampak yang signifikan terhadap efektivitas BWC dalam menangani ancaman biologis. Melalui kolaborasi dan wawasan ilmiah, kami bertujuan untuk memastikan bahwa BWC tetap menjadi kerangka kerja yang kuat untuk ketahanan hayati global..