Academy of Sciences Malaysia telah menjadi anggota sejak tahun 2018.
Akademi Ilmu Pengetahuan Malaysia (ASM) adalah sebuah badan hukum yang didirikan melalui Undang-Undang Parlemen, Undang-Undang Akademi Ilmu Pengetahuan Malaysia 1994. Badan ini mulai beroperasi pada 1 Februari 1995 dengan 50 Yayasan Fellows Namun, sejak saat itu, keanggotaan Akademi ini berasal dari para pakar Malaysia di bidang ilmu pengetahuan alam, ilmu sosial dan humaniora, teknik, dan teknologi tingkat tinggi di negara ini. Jaringan pakarnya kini berjumlah lebih dari 1000 orang, tersebar di berbagai disiplin ilmu: Ilmu Teknik, Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, Ilmu Biologi dan Lingkungan, Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, Ilmu Kimia, Matematika, Fisika dan Ilmu Kebumian, Pengembangan dan Industri Sains dan Teknologi, serta Ilmu Sosial dan Humaniora.
ASM berkontribusi dan merupakan anggota aktif dari banyak jaringan dan kegiatan internasional dan regional. Ini termasuk Dewan Sains Internasional (ISC), Kemitraan Antar Akademi (IAP), Akademi Ilmu Pengetahuan Dunia (TWAS), Dewan Sains Asia (SCA) dan Asosiasi Akademi dan Masyarakat Ilmu Pengetahuan di Asia (AASSA), Untuk nama tapi beberapa. Selain itu, ASM menjadi tuan rumah Pusat Sains, Teknologi, dan Inovasi Internasional untuk Kerja Sama Selatan-Selatan (ISTIC), yang merupakan Pusat Kategori 2 UNESCO.
Dengan etosnya "Pikirkan Sains, Rayakan Teknologi, Inspirasi Inovasi", ASM berupaya menjadi Pemimpin Pemikiran dan Penggerak Perubahan terdepan di STIE, sejalan dengan aspirasi nasional untuk menjadi Pusat Kekuatan STIE.
Foto oleh Esmonde Yong on Unsplash